Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Gelar Sarasehan Sambut Hari Pers Nasional (HPN) 2026.



BLORA ||Cakrawalanews.net 

Sarasehan tersebut bertema “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat” Dengan tema “Kontribusi Jurnalis dalam Menangkal Disinformasi Program Presiden”

HPN Di gelar Di Pendopo Bupati Blora Rabu (04/01/25).

Dilansir dari BLORA UPDATES'Ketua PWI Kabupaten Blora Heri Purnomo mengatakan ruang diskusi ini untuk memperkuat profesionalitas insan pers, sekaligus memperteguh peran pers sebagai penyampai informasi yang akurat dan bertanggung jawab di tengah derasnya arus informasi.

“Bangsa kuat artinya jika pers sehat. Pers yang profesional, beretika, independen, dan bertanggung jawab akan memajukan ekonomi dan membuat bangsa menjadi kuat,” katanya.

Heri berharap kegiatan itu dapat menjadi momentum untuk membahas berbagai persoalan pers di daerah, sekaligus mencari solusi bersama agar jurnalis semakin berdaya dalam menjalankan fungsi kontrol sosial.

Ketua DPRD Blora Mustofa mengatakan hubungan kerja sama antara DPRD, pemerintah daerah, dan wartawan di daerah itu selama ini terjalin harmonis, termasuk dalam mendukung fungsi pers sebagai kontrol sosial.

Ia menyebut anggaran kerja sama dengan wartawan tidak terkena pemangkasan meskipun pemerintah melakukan efisiensi anggaran.

“Walaupun di tengah efisiensi anggaran, tidak ada satu pun yang dipotong. Bahkan nanti kita tambah,” katanya.

Mustofa menilai pemberitaan media dapat mendorong percepatan penyelesaian persoalan publik, termasuk infrastruktur jalan dan evaluasi program pemerintah.

“Ketika ada jalan jelek diviralkan, biar dianggarkan. Begitu viral secara nasional, langsung dianggarkan pemerintah pusat,” ujarnya.

Sementara itu, Sekda Blora Komang Gede Irawadi mengatakan Pemkab Blora terus memperkuat transformasi layanan informasi publik dengan membangun sistem terintegrasi di bawah koordinasi Dinas Komunikasi dan Informatika.

Menurut dia, pemerintah daerah tidak hanya bekerja di balik meja, melainkan bergerak dalam ekosistem digital untuk merespons isu dan keluhan masyarakat secara cepat.

“Pers harus menjadi jangkar kebenaran. Mari membangun Blora dengan narasi positif, dan jadilah kontrol sosial yang konstruktif,” ujarnya.


***Bima

0 Komentar