Diduga Asphalt Mixing Plant ( AMP) Sumber Batu Gunakan Bahan Kualitas Buruk, Untuk Pelaksanaan Pekerjaan Pengaspalan Ruas Langensari - Pasirukem

 

KARAWANG –Cakrawalanews.net

Proyek peningkatan jalan ruas Pasirukem-Langensari di Kecamatan Cilamaya Kulon kini tengah berada di bawah pengawasan ketat masyarakat dan aktivis.


Pasalnya, infrastruktur yang baru selesai dikerjakan beberapa bulan lalu tersebut sudah menunjukkan kerusakan di berbagai titik.


Proyek ini dikerjakan oleh CV. CIWULAN BANGKIT dengan nomor kontrak SPK 027.2.026/10.2.01.0033.9.79.ADD1/KPA-JLN/PUPR/2025. Pekerjaan dimulai pada 8 September 2025 dengan sumber dana dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Karawang tahun anggaran 2025.


Berdasarkan data yang dihimpun, proyek ini sempat mengalami Adendum, di mana terjadi penambahan nilai kontrak yang cukup signifikan:


Nilai Awal(PemenangTender):Rp583.238.161,-

Nilai Setelah Adendum: Rp639.476.535,-


Kenaikan anggaran tersebut seharusnya menjamin kualitas pekerjaan yang lebih maksimal. Namun, fakta di lapangan menunjukkan hal sebaliknya; jalan sudah mengalami keretakan sebelum mencapai masa enam bulan penggunaan.


Kondisi ini memicu reaksi keras dari Lembaga Bantuan Hukum Massa Keadilan Rakyat Indonesia (LBH Maskar). Ketua Umum LBH Maskar Indonesia menduga adanya ketidaksesuaian spesifikasi material yang digunakan dalam proyek tersebut.


"Kami menyoroti penggunaan material dari Asphalt Mixing Plant (AMP) Sumber Batu. Diduga kuat bahan-bahan yang digunakan tidak sesuai dengan spesifikasi teknis yang dipersyaratkan dalam kontrak, sehingga memicu kerusakan dan keretakan dalam waktu singkat," tegas Ketua Umum LBH Maskar Indonesia dalam keterangannya.


LBH Maskar Indonesia mendesak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Karawang untuk segera mengambil langkah konkret.


Beberapa poin tuntutan yang disampaikan antara lain:


Audit Fisik Segera: Meminta Dinas PUPR turun langsung ke lapangan untuk memeriksa kualitas campuran aspal dan ketebalan jalan.


Tanggung Jawab Kontraktor: Mendesak CV. CIWULAN BANGKIT untuk melakukan perbaikan total melalui masa pemeliharaan yang masih berlaku.


Transparansi Adendum: Mempertanyakan alasan kenaikan anggaran yang tidak dibarengi dengan peningkatan kualitas hasil pekerjaan.

Penjelasan Pihak AMP PT Sumber Batu

Menanggapi tudingan tersebut, manajemen AMP PT Sumber Batu memberikan klarifikasi. Pihaknya menyatakan bahwa material hotmix yang dikirimkan sudah sesuai dengan spesifikasi teknis yang ditentukan.

"Jika hotmix kami tidak sesuai spek, mungkin seluruh ruas jalan itu rusak semua. Kerusakan yang terjadi di satu atau dua titik menurut kami disebabkan oleh pondasi bawah yang kurang kuat. Pengerjaan dasar atau pondasi itu dilakukan oleh kontraktor, bukan oleh pihak AMP," jelas perwakilan PT Sumber Batu.

Pihak perusahaan juga menyatakan kesiapannya jika sewaktu-waktu dilakukan audit fisik atau uji laboratorium ulang bersama Dinas PUPR dan pihak terkait lainnya untuk membuktikan kualitas material mereka


Pihak LBH Maskar juga menegaskan tidak akan segan membawa temuan ini ke ranah hukum. "Jika terbukti ada unsur kesengajaan dalam pengurangan kualitas material yang merugikan keuangan daerah, kami akan melaporkan temuan ini kepada pihak berwenang," tutupnya.


Hingga berita ini diturunkan, pihak kontraktor maupun Dinas PUPR Kabupaten Karawang belum memberikan pernyataan resmi terkait kerusakan dini di ruas jalan tersebut.

Red

0 Komentar