PELALAWAN||Cakrawalanews.net
Salah satu ajudan Bupati Pelalawan ancam dan ajak wartawan baku hantam di halaman rumah Bupati Pelalawan, Selasa (24/02/2026).
Pengancaman dan intimidasi ini dilakukan ajudan Bupati Pelalawan Zukti saat wartawan sorot hukum, Agun Daeng dan wartawan Cakrawalanews mau konfirmasi tentang temuan simbol merah putih yang dibuang di tong sampah di kediaman Bupati Pelalawan.
Saat konfirmasi, awak media dihadang ajudan yang arogan ini dengan menunjuk wartawan, mengancam dan mengajak wartawan baku hantam di halaman rumah Bupati.
Agum Daeng menjelaskan bahwa dia jumpa Bupati untuk konfirmasi atas temuan pembiaran simbol merah putih di tempat sampah di kediaman Bupati Pelalawan.
"Kami hanya mau konfirmasi dan minta waktu untuk berjumpa dengan pak Bupati sama ajudan bupati yang pakai seragam safari hitam. Dia minta menunggu namun datang ajudan yang pakai baju bebas langsung secara arogan bertanya kasar, mengancam dan mengajak kami baku hantam," ujar Daeng.
Daeng melanjutkan ajudan Bupati ini dengan arogannya menantang kami dan ajak kami berkelahi. Jadi kami meminta kepada Bupati Pelalawan untuk menindak tegas dan memecat ajudan tersebut agar tidak ada lagi yang semena-mena terhadap wartawan.
Dari tindakan yang dilakukan, secara tidak langsung, ajudan yang disembunyikan namanya oleh rekan lainnya ini telah menghalang-halangi tugas wartawan yang dilindungi oleh UU Pers nomor 40 tahun 1999.
Sampai berita ini dipublikasikan belum ada tanggapan dari Bupati atas kejadian ini dan saat dikonfirmasi lewat Whatshapp sama sekali tidak direspon.
Adi kampai

0 Komentar