Penanganan Dugaan Tindak Pidana Korupsi Pekerjaan Bidang SDA Tahun 2025 Dinas PUPR Kabupaten Karawang Mencuat

 KARAWANG , Cakrawalanews.net

Penanganan kasus dugaan tindak pidana korupsi kembali mencuat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karawang. Kali ini, proyek pada Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) tahun anggaran 2025 resmi dilaporkan ke Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Karawang.


Laporan pengaduan tersebut dilayangkan oleh Sahuri Adi Putro, seorang masyarakat yang dikenal vokal dalam mengawasi kebijakan publik. Laporan resmi ini telah teregistrasi dengan nomor LAPDU 329/ III / 2026 / Reskrim Polres Karawang.


Berdasarkan informasi yang dihimpun, laporan tersebut kini tengah didalami oleh Unit V Tipikor Satreskrim Polres Karawang. Fokus utama pelaporan berkaitan dengan adanya dugaan ketidaksesuaian spesifikasi dan potensi kerugian negara dalam pelaksanaan sejumlah proyek di Bidang SDA sepanjang tahun anggaran 2025.


Adi, selaku pelapor, Kamis 02 April 2026 kepada awak media mengatakan  bahwa dirinya telah menyerahkan sejumlah bukti permulaan kepada penyidik untuk memperkuat laporannya.


"Kami berharap pihak kepolisian bekerja secara profesional dan transparan dalam mengungkap dugaan praktik lancung di Bidang SDA ini. Masyarakat berhak tahu bagaimana uang negara dikelola," tegas Adi saat memberikan keterangan singkat.


Menanggapi bergulirnya laporan tersebut,awak media mencoba melakukan klarifikasi kepada Kepala Dinas PUPR Karawang. Pertanyaan utama yang diajukan adalah mengenai sejauh mana keterlibatan oknum dinas dan apakah sudah ada surat pemanggilan resmi dari pihak kepolisian terhadap pejabat terkait.


Hingga berita ini diturunkan, pihak kepala Dinas PUPR Karawang belum memberikan pernyataan resmi terkait posisi mereka dalam kasus ini. Awak media masih berupaya mendapatkan konfirmasi apakah Kepala Dinas atau jajaran di Bidang SDA telah dimintai keterangan oleh penyidik Unit V Tipikor terkait LAPDU 329/ III / 2026 tersebut.


Kasus ini menarik perhatian publik mengingat proyek SDA merupakan sektor vital yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat, khususnya terkait infrastruktur irigasi dan lain-lain.

Yans

0 Komentar