Polres Pesawaran ungkap " Kronologi Kecelakaan Maut", Meranggut Dua Nyawa Mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani Universitas Lampung,

 


Bandar Lampung ll Cakrawalanews.net


"Sigap", Satuan Lalu Lintas Polres Pesawaran mengungkap kronologi kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan dua mahasiswa Universitas Lampung (Unila) meninggal dunia.


Kecelakaan maut tersebut terjadi di Jalan Raden Gunawan, Desa Negeri Sakti, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Lampung, Kamis 09-04-2026., Sekitar Pukul 23.00 WIB. Tepatnya di kawasan Tugu Cokelat Kabupaten Pesawaran, Lampung, Indonesia.


Tak cuma menimbulkan korban meninggal dunia, Kecelakaan maut tersebut juga menyebabkan satu korban lainnya kritis karena cedera bagian kepala akibat benturan berat.


Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Pesawaran, Ipda M. Munasik mengungkap bahwa dua korban meninggal dunia merupakan mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani Universitas Lampung.


Korban meninggal dunia adalah pengendara sepeda motor Honda Vario bernomor polisi BE 2147 AIO, Muhammad Rayfansha Efendi (21), warga Desa Gunung Labuhan, Kabupaten Way Kanan.


Korban lainnya, Muhammad Indra Gunawan, penumpang sepeda motor yang merupakan warga Gedung Air, Kecamatan Tanjungkarang Barat, Bandar Lampung


Sementara satu orang penumpang lainnya, Alvin Billy Levi Saputra, Warga Way Kanan, mengalami luka berat di bagian kepala, wajah, tangan, dan kaki.


“Ada dua orang meninggal dunia dalam kejadian tersebut dan satu korban lainnya mengalami luka-luka,” kata Munasik, Jumat (10/4/2026).


Berikut kronologi kecelakaan sebagaimana yang diungkap Plt Kasat Lantas Ipda M. Munasik:


Mobil Boks dari Arah Hajimena


Menurut Munasik, kecelakaan bermula saat mobil boks bernomor polisi BE 8065 NAU yang dikemudikan Dika Supriyanto, warga Tanjungbintang, melaju dari arah Hajimena menuju Tugu Cokelat.

Saat tiba di lokasi kejadian, dari arah berlawanan datang sepeda motor yang ditumpangi tiga orang.


Motor Diduga Hendak Menyeberang


Motor diduga melaju di tengah jalan dan hendak menyeberang untuk masuk ke Gang Perum Bandar Penengahan Sikop.


“Sepeda motor sempat berusaha menghindar ke kanan, tetapi kemudian kembali mengarah ke kiri untuk masuk ke jalurnya. Namun jarak sudah terlalu dekat sehingga tabrakan tidak dapat dihindari,” ujar Munasik.


Korban Terpental


Benturan terjadi pada bagian kiri depan mobil boks. Akibat tabrakan tersebut, sepeda motor terpental dan terseret hingga ke jalur kanan, hingga mengakibatkan dua orang sekaligus Meninggal di TKP.


Akibat kerasnya benturan, dua korban meninggal dunia di tempat, sedangkan satu korban lainnya mengalami luka berat dan langsung mendapatkan penanganan medis.

Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut.


(Supriadi)

0 Komentar