SULSEL||Cakrawalanews.net
Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI) terus mematangkan persiapan menjelang Musyawarah Besar (Mubes) yang akan digelar di Jakarta pada tanggal 26 April 2026 mendatang.
Pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) tanggal 25 Januari 2026 lalu di Hotel Redtop Jakarta, ketika seluruh delegasi Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dari berbagai daerah di Indonesia menyampaikan sikap dan harapan yang sama yakni mengharapkan dan meminta keihklasan Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal kembali melanjutkan kepemimpinan pada periode berikutnya.
"Setiap Delegasi dalam pandangan umum yang disampaikan, semuanya dengan hormat meminta kepada Ketua Umum, Bapak Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Lumba Gubernur Sulaw3si Utara (Sulut), untuk berkenan melanjutkan kepemimpinan,” ujar
Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat PMTI, Dating Palembangan via WhatsApp, Minggu (12/4/2026).
Menurutnya, sosok Ketua Umum dinilai mampu menjadi figur pemersatu sekaligus pengayom bagi masyarakat Toraja di seluruh Indonesia. Harapan tersebut juga mencerminkan keinginan agar PMTI semakin solid, membumi, dan terus berkarya di berbagai bidang.
Dating menegaskan bahwa, seluruh peserta Rakernas secara bulat atau 100 persen menyampaikan aspirasi yang sama. Namun, keputusan akhir tetap dikembalikan kepada Ketua Umum Bapak Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Lumbaa.
“Kita semua memahami bahwa, ditengah kesibukan beliau sebagai Gubernur Sulawesi Utara, kami berharap tetap berkenan menerima amanah ini untuk periode 2026–2031, dalam rangka semakin terwujudnya harapan-harapan masyarakat Toraja dalam berbagai kesempatan berusaha, politik, dan profesional lainnya," harap Dating.
Lebih jauh dijelaskan bahwa, Mubes kali ini sejatinya dipercepat dari jadwal semula. Masa kepengurusan yang seharusnya berakhir pada Oktober 2026 dimajukan ke April 2026.
Hal tersebut merupakan pertimbangan Ketua Umum agar pelaksanaan Mubes selaras dengan hari jadi PMTI yang diperingati setiap tanggal 24 April, merujuk pada momentum berdirinya organisasi pada 24 April 2004 di Jakarta.
Berdirinya PMTI saat itu, dihadiri para tokoh-tokoh masyarakat, keluarga- keluarga di Jakarta dan seluruh masyarakat Toraja yang hadir mengikuti musyawarah. Itulah pertimbangannya kenapa musyawarah besar di percepat dari periode ini .
“ Gubernur Sulut menghendaki agar setiap Mubes dikembalikan pada momen hari jadi PMTI. Itu yang menjadi dasar percepatan pelaksanaan Mubes tahun ini,” terangnya.
Ia juga menyampaikan bahwa, kesiapan materi untuk pelaksanaan Mubes telah mencapai sekitar 95 persen, dan diharapkan seluruh agenda serta materi persidangan dapat rampung. Dan semoga menuju hari H, rampung 100 persen materi-materi persidangan, materi-materi kegiatan yang akan di laksanakan di tanggal tersebut.
Dating pun mengajak seluruh stakeholder dan masyarakat Toraja untuk memberikan dukungan dan doa agar Mubes PMTI 2026 dapat berjalan lancar dan sukses.
***Al/Yustus

0 Komentar