SULSEL, Cakrawalanews.net - Calon Kepala Desa Kalotok, Kecamatan Sabbang Selatan, Kabupaten Luwu Utara (Lutra), Sulawesi Selatan (Sulsel) 2026, Ismail Marsuki menjadi calon desa di kampungnya sendiri.
Ismail yang akrab disapa Pak Windy pada media ini, Rabu 7 Oktober 2026 mengatakan bahwa, pihaknya berbekal semangat pengabdian, dukungan keluarga besar dan masyarakat, sehingga dirinya siap untuk bertarung pada pemilihan Kepala Desa Kalotok bisr berbekal Ijazah Paket.
Ismail yang merupakan tokoh pemuda dan pembuat kanovi, pagar, pembatas jendela dan lain-lain di Kalotok, ia mengaku optimis mengemban amanat masyarakat untuk memimpin desa.
Ia mengatakan Desa Kalotok dengan karakter masyarakat dus daerah Toraja dan Kalotok (penduduk) membutuhkan pemimpin dan kepemimpinan yang fleksibel. Nilai-nilai kepemimpinan itu dirumuskan melalui slogan 'membangun desa dari masyarakat, oleh masyarakat dan untuk masyarakat'.
"Sebagai calon pemimpin, saya harus ciptakan iklim yang sejuk sekaligus dalam pertarungan politik, karena semua pihak memiliki tujuan yang sama yakni, membangun Desa Kalotok dan melanjutkan program kepapa desa lama yang lebih baik," sebutnya.
Ismaik mengatakan visinya adalah membangun Desa Kalotok, berwawasan budaya yang dijiwai oleh agama Islam, Katolik dan Protestan.
Ada empat poin yang menjadi pokok perhatiannya yakni, penguatan sumber daya manusia, penguatan sumber ekonomi desa, penguatan keamanan desa dan penguatan kegiatan seni dan budaya di Desa Kalotok.
Ismail menjelaskan bahwa, penguatan SDM salah satunya dilakukan dengan melanjutkan tata kerja pemerintahan desa guna meningkatkan kepercayaan masyarakat.
Terhadap penguatan sumber ekonomi kerakyatan, Ismail berusaha mendorong pertumbuhan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang dilakoni masyarakat desa. Kata dia, upaya penguatan tersebut akan diawali dengan menguatkan peran Badan Usaha Milik Desa (BUMD), memberdayakan potensi ekonomi di desa dan memberi pembinaan kepada masyarakat pelaku UKM.
Sedangkan soal keamanan lingkungan, kata dia, akan dilakukan penguatan peran dan kemampuan Hansip sebagai pihak keamanan desa dengan bersinergi Babinsa dan Babhinkamtibmas. Selain itu, juga akan meningkatkan pembangunan infrastruktur dan lorong desa.
Terkait misi dalam menjalankan pemerintahan desa, Ismail mengatakan akan berpegang teguh terhadap UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa, dengan menjalankan prinsip tata pemerintahan baik atau good goverment, melalui supremasi hukum, akuntabilitas, transparansi dan demokrasi.
Mewujudkan hal tersebut, Ismail mengimplementasikan dua strategi jitu dengan melibatkan seluruh unsur yang ada di desa. Pertama degan menentukan Rencana Pembangunan Jangka Menengahh (RPJM) Desa dan kedua menentukan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPD).
"Strategi pencapaiannya tentu butuh peran seluruh unsur di desa, seperti lembaga adat, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda dan masyarakat Desa Kalotok. Saya juga berharap, jika diberi kepercayaan memimpin desa agar masyarakat dapat mengawal kebijakan pemerintah desa dengan memberi kritik dan saran, demi terwujudnya Desa Kalotok yang lebih baik," jelasnya
***Joshry/Yustus

0 Komentar