SULSEL, Cakrawalanews.net - Jika tidak selalu demikian, apa sebab dan di Universitas mana yang boleh berlaku demikian?

Saya memperoleh jawaban seperti ini dari bantuan AI:

Tidak selalu. 

Kuliah di Singapura tidak selalu mewajibkan lulus atau memiliki ijazah SMA formal. 

Ketentuan ini sangat bergantung pada status institusi pendidikan dan jalur masuk (pathway) yang dipilih calon mahasiswa.

Berikut adalah alasan mengapa hal tersebut dimungkinkan serta daftar institusi tempat jalur ini berlaku:

Mengapa Bisa Kuliah Tanpa Ijazah SMA?

Ada dua alasan utama mengapa sistem di Singapura memungkinkan mahasiswa masuk tanpa ijazah SMA formal:

Adanya Program Foundation atau Pathway (Jembatan): Lembaga pendidikan tertentu menyediakan program persiapan (foundation/bridging program). Siswa yang belum menyelesaikan SMA (misalnya baru menyelesaikan kelas 10, kelas 11, atau lulus ujian O-Level setingkat SMP) dapat mengambil program foundation ini. Setelah lulus dari program jembatan tersebut, mereka bisa langsung melanjutkan ke jenjang Diploma atau Sarjana (Bachelor's Degree) tanpa perlu memegang ijazah SMA.

Sistem Kerja Sama Top-Up Degree Kampus Asing: Banyak lembaga pendidikan swasta di Singapura bertindak sebagai penyedia program dari universitas mitra di luar negeri (seperti dari Inggris atau Australia). Dalam sistem ini, penerimaan mahasiswa baru lebih fleksibel karena menggunakan standar jalur cepat berbasis kompetensi dan portofolio akademis, bukan syarat administratif kaku seperti universitas negeri.

Perbedaan Ketentuan Berdasarkan Jenis Kampus

Untuk memahami di mana aturan ini berlaku, Anda harus membedakan dua jenis institusi pendidikan tinggi di Singapura:

Jenis Kampus: Universitas Otonom / Negeri (Autonomous Universities). Syarat: Wajib Ijazah SMA / Setara, Ketat. 

Keterangan: Harus menyelesaikan minimal 12 tahun pendidikan formal. Wajib menyertakan ijazah SMA, A-Level, IB Diploma, atau Diploma Politeknik lokal.

Jenis Kampus: Lembaga Pendidikan Swasta (Private Education Institutions - PEI). 

Syarat: Tidak Selalu Wajib Ijazah SMA / Setara.  Keterangan: Memiliki otonomi untuk menerima siswa melalui jalur foundation atau nilai rapor kelas 10/11.

Lembaga / Universitas Mana yang Memperbolehkan?

Jalur masuk tanpa ijazah SMA formal (menggunakan program foundation atau sertifikat kualifikasi setara) umumnya berlaku di Private Education Institutions (PEI) yang terakreditasi EduTrust di Singapura, di antaranya:

Management Development Institute of Singapore (MDIS): Menyediakan jalur program persiapan yang memungkinkan siswa masuk menggunakan sertifikat kehadiran/kualifikasi tertentu, lalu melanjutkan kuliah hingga mendapat gelar dari universitas mitra di Inggris/Prinsip Top-Up.

SIM Global Education (SIM GE): Menyediakan program Foundation bagi siswa yang belum lulus SMA agar bisa langsung menyeberang ke program Diploma dan Sarjana (Bachelor) dari universitas mitra terkemuka.

TMC Academy: Menyediakan jalur Higher Diploma (setara tahun 1 & 2 universitas Inggris) yang dapat diakses oleh siswa internasional dengan persyaratan masuk yang lebih fleksibel, disusul program top-up sarjana.

Curtin Singapore: Membuka pintu bagi siswa yang baru menyelesaikan kelas 11 (Year 11) dengan syarat nilai IPK/GPA tertentu untuk masuk ke jalur program diploma/persiapan mereka terlebih dahulu sebelum ke program sarjana.

Kaplan Higher Education Academy (Singapore): Terkenal dengan program Foundation Diploma yang menerima siswa lulusan setingkat SMP/O-Level atau belum selesai SMA untuk diarahkan langsung ke jenjang perkuliahan diploma.

Catatan Penting untuk Mahasiswa Indonesia:

Meskipun kuliah lewat jalur "pathway" tanpa ijazah SMA ini sepenuhnya legal dan sah secara akademik di Singapura, Anda harus memastikan kesetaraan gelarnya di Kementerian Pendidikan tinggi Indonesia jika berencana mempergunakannya untuk mendaftar sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau pejabat publik di tanah air, karena Indonesia menerapkan regulasi penyetaraan berjenjang yang berbeda.

Demikian, semoga informasi ini membantu dan membuat kita memiliki wawasan yg cukup sehingga tidak terombang-ambing.

***Yohkal/Yustus