SULSEL, Cakrawalanews.net - Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto merotasi 19 kepala kepolisian daerah di sejumlah wilayah, termasuk Polda Sulawesi Selatan (Sulsel), sehari setelah resmi menjabat pada 2 Oktober 2026.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir dalam keterangan tertulisnya, Sabtu 3 Oktober 2026 mengatakan bahwa, rotasi jabatan merupakan bagian dari kebutuhan organisasi, pembinaan karier, dan penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

“Mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri. Hal ini dilakukan sesuai kebutuhan organisasi sekaligus sebagai bagian dari pembinaan karier dan penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian,” sebut Johnny.

Pergantian 19 kapolda tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026. Telegram itu juga mencakup sejumlah pergantian jabatan strategis di tingkat Mabes Polri dan kewilayahan.

Ditelegram tersebut, Irjen Pol Awal Chaeruddin mendapat tugas untuk memimpin Polda Sulawesi Selatan. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Analis dan advokasi Hukum di Mabes Polri. Dan merupakan alumnus Akademi Kepolisian 1994.

Nama Awal Chaeruddin juga dikenal publik karena pernah ajudan Wakil Presiden Jusuf Kalla tahun 2014-2019.

Irjen Pol Djuhandani Raharjo mendapat penugasan di Mabes Polri. Beberaoa jabatan Kapolda yang mengalami perubahab yakni, Kapolda Sulawesi Tengah, Jawa Barat, Maluku, Metro Jaya, Riau dan Kapolda Kepulauan Riau.

Irjen Pol. Dadang Hartanto ditugaskan sebagai Kapolda Metro Jaya, menggantikan pejabat sebelumnya. Sementara Irjen Pol. Suwondo Nainggolan ditugaskan sebagai Kapolda Maluku dan Irjen Pol. Suhendri sebagai Kapolda Kepulauan Riau.

Johnny mengatakan para pejabat yang mendapat penugasan baru diharapkan segera menyesuaikan diri dengan tanggung jawab masing-masing dan melanjutkan program yang telah berjalan.

“Setiap personel yang mendapat amanah jabatan baru tentu diharapkan dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, melanjutkan tugas yang sudah berjalan dan memberikan pelayanan kepolisian yang optimal kepada masyarakat,” ujarnya.

***Yohkal/Yustus***