OGAN ILIR, cakrawala news.net ][
Musyawarah Daerah (Musda) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Ogan Ilir berlangsung selama satu hari penuh. Kegiatan tersebut ditargetkan dapat rampung pada Sabtu sore, sekitar waktu Ashar, dilaksanakan di aula ponpes kampus A iftifaqiah kabupaten Ogan Ilir.
"Ketua Pelaksana MUI Kabupaten Ogan Ilir, Dr. Zaimuddin, Al-Hafizh, M.S.I., mengatakan hingga menjelang pelaksanaan tahapan pemilihan, pihak panitia baru menerima satu nama yang memastikan diri mencalonkan sebagai Ketua MUI Kabupaten Ogan Ilir,Sabtu (26/09/2026).
"Yang diwawancarai oleh awak media Untuk sementara yang panitia cek, baru satu incumbent atau ketua yang lama mencalonkan kembali. Kalau yang lain kita belum tahu, mungkin setelah zuhur ini ada yang mendaftar," ujar Dr. Zaimuddin.
"Ia menjelaskan, proses pendaftaran calon Ketua MUI dilakukan sesuai dengan ketentuan dan persyaratan yang telah ditetapkan panitia berdasarkan aturan MUI Sumatera Selatan.
"Menurutnya, setiap calon yang ingin maju harus memenuhi persyaratan serta mengisi formulir pendaftaran yang telah disiapkan panitia.
"Formulir pendaftaran sudah ada dan persyaratannya juga sudah ditentukan oleh panitia berdasarkan peraturan yang ada di Sumatera Selatan. Jadi, bagi yang ingin mencalonkan diri sebagai ketua MUI, akan melihat dan memenuhi persyaratan tersebut," jelasnya.
"Lebih lanjut, Dr. Zaimuddin menyampaikan bahwa Musda MUI Kabupaten Ogan Ilir juga menjadi wadah untuk menyerap aspirasi para ulama dan tokoh masyarakat yang berasal dari 16 kecamatan di Kabupaten Ogan Ilir.
"Ia berharap hasil Musda nantinya dapat semakin memperkuat peran MUI di tengah masyarakat, termasuk dalam menghadirkan berbagai program yang memberikan manfaat secara langsung bagi masyarakat hingga ke pelosok kecamatan.
"Kita berharap penyampaian dari para ulama dan tokoh masyarakat, khususnya dari 16 kecamatan di Kabupaten Ogan Ilir, dapat menjadi bagian dari arah program MUI ke depan," katanya.
"Menurutnya, kegiatan dan program MUI ke depan diharapkan tidak hanya terpusat di wilayah perkotaan, tetapi juga semakin banyak menyentuh masyarakat di pelosok dan kecamatan.
"Mudah-mudahan kegiatan-kegiatan MUI ke depan juga akan lebih banyak arahnya kepada masyarakat di pelosok, di kecamatan, agar mereka juga mendapatkan kemanfaatan dari Majelis Ulama Kabupaten Ogan Ilir," pungkasnya.
"Musda MUI Kabupaten Ogan Ilir tersebut menjadi momentum penting untuk merumuskan program kerja sekaligus menentukan kepemimpinan MUI Kabupaten Ogan Ilir untuk periode mendatang.
(ah)

0 Komentar