SULSEL, Cakrawalanews.net - Apoteker adalah profesi yang mengandalkan keahlian dan kewenangan praktik kefarmasian mengemban amanah dan bertanggungjawab dalam setiap penyelenggaraan praktik tersebut.
Selain telah menyelesaikan pendidikan profesi, seorang apoteker juga harus mengucapkan sumpah profesi sebagai apoteker, (14/9/2026).
Hal tersebut disampaikan Rohaniawan Pdt DR Yohanis Kalodang, M.Th, pada media ini, Selasa 15 September 2026 bahwa, sebanyak 178 calon Apoteker, menjalani momen sakral yakni, ikrar sumpah profesi Apoteker di Ballroom Universitas Hasanuddin (Unhas) Hotel Convention Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Acara Sumpah Apoteker dimulai dan dibuka langsung oleh Dekan Fakultas Farmasi Unhas, Abdul Rahim, S.Si, M.Si, Ph.D.
Pada periode September 2026 ini Fakultas Farmasi Unhas berhasil meluluskan 178 Apoteker baru dengan lulusan terbaik diraih oleh apt. Muhammad Nurawali S.Farm.
Hadir dalam acara ini perwakilan dari Komite Farmasi Nasional, Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia, Badan Pengawas Obat dan Makanan, serta Pengurus Daerah Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Kota Makassar.
Selamat untuk para Apoteker baru semoga menjadi lulusan yang bermanfaat dan berdaya saing.
Perwakilan apoteker baru yang telah diambil sumpah yakni apt Athaula Akmal Fawwas Darma, S. Si mengaku tidak sabar menanti momen sumpah apoteker.
Menurutnya sumpah apoteker adalah momen bersejarah yang menandai pencapaian akhir pendidikan profesi apoteker, dimana seorang akan diberikan gelar apoteker.
“Kami bersama teman-teman bahagia sekali telah melewati masa studi hingga ujian UKAI. Momen sumpah apoteker telah kami nantikan. Di momen ini nantinya kami akan dilantik untuk terus memegang teguh sumpah dan kode etik kefarmasian,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ia juga mengucapkan terima kasih kepada segenap sivitas akademika Fakultas Farmasi Unhas yang telah membimbingnya hingga di titik ini.
“Kami mewakili angkatan Apoteker baru Unhas menyampaikan banyak terima kasih kepada para dosen fakultas farmasi yang sudah banyak membantu dalam perkuliahan hingga kami meraih gelar ini, semoga kelak kami dapat mengamalkan ilmu kami untuk kepentingan bangsa dan negara," tutupnya.
Untuk diketahui bahwa, rohaniawan yang ikut yakni, dari Agama Islam DR.H Muhammad Bahar, Katolik Pastor Yanri. Protestan Pdt DR Yohanis Kalodang, M.Th dan Agama Buddha Hemajoyo Tio.
Sekadar diketahui bahwa, isi pokok sumpah apoteker yakni, Membaktikan hidup demi kepentingan perikemanusiaan, terutama dibidang kesehatan.
Merahasiakan segala sesuatu yang diketahui karena pekerjaan dan keilmuan.
Menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai martabat luhur jabatan kefarmasian serta Mengutamakan profesionalisme di atas pertimbangan lain dalam menunaikan kewajiban.
*** Yohkal/Yustus




0 Komentar