SULSEL, Cakrawalanews.net - Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo-SP) Kabupaten Luwu Utara (Lutra), Sulawesi Selatan (Sulsel), memberikan edukasi keamanan dan etika di ruang digital kepada siswa, guru, dan orang tua siswa UPT SD Negeri 104 Laba, Desa Laba, Kecamatan Masamba.

Kegiatan yang berlangsung di ruang perpustakaan SD Negeri 104 Laba tersebut menghadirkan 50 peserta dengan tema Cyberbullying dan Internet Sehat.

Alisman Kepala Bidang Persandian Lutra pada media ini, Jumat 25 September 2026 menjelaskan bahwa, sejumlah rambu-rambu yang perlu diperhatikan saat beraktivitas di ruang digital, mulai dari tidak menyebarkan hoaks, ujaran kebencian, konten asusila, pencemaran nama baik, hingga perundungan siber atau cyberbullying.

“Ruang digital memiliki aturan dan batasan. Karena itu, kita harus semakin bijak, aman, tertib, dan sehat dalam menggunakan internet, termasuk memahami dampak dari setiap informasi atau konten yang kita bagikan,” sebutnya.

Kepada siswa, Alisman mengingatkan pentingnya menjaga informasi pribadi, tidak membagikan kata sandi, tidak sembarangan mengunduh aplikasi atau membuka tautan, serta tidak menerima pertemanan dari orang yang tidak dikenal.

Ia juga mengingatkan siswa untuk tidak menggunakan kata-kata kasar, mengejek atau mengucilkan teman di ruang digital, menyebarkan informasi yang belum terbukti kebenarannya, maupun memenuhi ajakan bertemu dari orang yang baru dikenal melalui internet.

Menurutnya, penggunaan internet oleh anak usia sekolah dasar membutuhkan pendampingan karena anak masih berada dalam tahap belajar dan meniru. Karena itu, aturan penggunaan gawai perlu dibuat secara konkret, jelas, dan mudah dipahami.

“Peran orang tua dan guru sangat penting dalam memberikan batasan sekaligus mendampingi anak ketika menggunakan ruang digital. Anak perlu mengetahui apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan agar internet benar-benar menjadi ruang yang aman untuk belajar dan berkembang,” ujarnya.

Selain keamanan digital, peserta juga diingatkan mengenai pentingnya mengatur waktu penggunaan gawai agar tidak mengganggu kegiatan belajar, waktu bersama keluarga, maupun aktivitas fisik anak di dunia nyata.

***Man/Joshry/Yustus