SULSEL, Cakrawalanews.net – Setelah melewati proses penjaringan dari tingkat rayon, Pengurus Baru Orang Muda Katolik (OMK) Kevikepan Luwu periode 2026-2029 akhirnya terbentuk.
Dalam pelaksanaan pemilihan yang bertempat di Aula Gereja Katolik Paroki Santo Martinus Bone-Bone, kemarin.
Francis Sading dari Kuasi Malili resmi nahkodai OMK Kevikepan Luwu, bersama pengurus baru lainnya yakni, Karel Agung dari Paroki Palopo selaku Wakil Ketua, dan Anastasia Desib dari Paroki Soroako sebagai Sekretaris dan Bendahara Herliana Kanis dari Paroki Saluampak.
Dan resmi menggantikan pengurus lama di bawah kepemimpinan Dionisius Dwi Anjaya yang telah berakhir.
Pemilihan dan pelantikan ini juga dirangkaikan dengan pembekalan serta rekoleksi yang juga diikuti oleh pengurus OMK Paroki se Kevikepan Luwu.
Selanjutnya hadir sebagai pemberi materi yakni, Pastor Vikep Luwu dan Pastor Moderator OMK Kevikepan Luwu, Pastor Djaja Am, Pr dan Pastor Oktovianus Tandilolo, Pr.
Ketua OMK Kevikepan Luwu Francis Sading menyampaikan limpah terimakasih atas kepercayaan yang sudah diberikan oleh para pengurus OMK Paroki, Pastor Vikep Luwu serta Pastor Moderator.
“Ini adalah tugas pelayanan, tugas yang mulia. Organisasi ini juga merupakan wadah bagi semua OMK Kevikepan Luwu untuk mempererat kebersamaan, tali persaudaraan, dan kekompakan," tutur Francis.
Selain itu menurutnya, OMK merupakan tempat belajar berorganisasi, untuk menjadi kader Orang Muda Katolik yang handal bagi Gereja, Masyarakat, dan Negara.
Selanjutnya demi keberhasilan organisasi yang dipimpinnya ini, dirinya berharap tetap dukungan dari para pengurus OMK Paroki se-Kevikepan Luwu, serta bimbingan dari Pastor Vikep, Pastor Moderator, seluruh Pastor Paroki, dan umat.
“Kami tentu tidak bisa bekerja sendiri tanpa ada dukungan dari rekan-rekan semua. Mari kita bersama-sama melayani Tuhan lewat organisasi sehingga ke depan lebih berkembang dan menjadi sukacita injil bagi seluruh umat,” tukasnya, didampingi Wakil Ketua dan Sekretaris.
Diketahui, di Kevikepan Luwu terdapat delapan paroki yakni, Soroako, Rantetiku, Mangkutana, Bone-Bone, Saluampak, Lamasi, Palopo dan Paroki Padang Sappa serta Kuasia Malili.
***Yul/Yus

0 Komentar