Ratu Dewa berharap kegiatan sosial seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan dan menyentuh lebih banyak masyarakat yang membutuhkan

PALEMBANG, cakrawalanews.net ][

Kegiatan bakti sosial berupa khitanan massal, donor darah, serta pemeriksaan kesehatan bagi masyarakat digelar di Rumah Dinas Wali Kota Palembang. Kegiatan tersebut secara khusus menyasar anak-anak kurang mampu dan warga yang berada di kawasan rumah susun, dilaksanakan di rumah dinas walikota Palembang.

"Wali Kota Palembang Drs. Ratu Dewa, M.Si., mengapresiasi kegiatan sosial yang dilaksanakan Gerakan untuk Indonesia Maju bersama Tim Hebat tersebut. Menurutnya, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap masyarakat, khususnya dalam bidang kesehatan,kamis (27/08/2026).

“yang diwawancarai oleh awak media Bakti sosial, baik berupa khitanan massal, donor darah maupun pemeriksaan kesehatan bagi masyarakat, khususnya yang ada di daerah rumah susun, saya kira merupakan gerakan yang patut kita apresiasi,” ujar Ratu Dewa.

"Ia menilai semangat para penyelenggara dalam menghimpun dan mengajak masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan secara gratis merupakan bagian dari upaya bersama mewujudkan masyarakat yang sehat.

“Saya kira ini juga sebagai salah satu wujud dari program Palembang Sehat. Antusias masyarakat dan warga cukup banyak, apalagi kegiatan ini juga menjadi bagian dari memaknai peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia,” katanya.

"Ratu Dewa berharap kegiatan sosial seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan dan menyentuh lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.

"Soroti Pencurian Kabel Lampu Penerangan Jalan

"Dalam kesempatan tersebut, Ratu Dewa juga menyoroti maraknya pencurian kabel dan komponen lampu penerangan jalan umum (PJU) di sejumlah titik di Kota Palembang.

"Ia mengungkapkan, berdasarkan laporan yang diterimanya, sejumlah kabel dan komponen panel PJU hilang di beberapa lokasi, mulai dari kawasan Simpang Pakjo, Jalan Jenderal Sudirman hingga kawasan menuju Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II.

“Dari kemarin saya sudah mendapatkan laporan, mulai dari Simpang Pakjo, Jalan Sudirman sampai menuju bandara, rata-rata kabelnya hilang. Kontaktornya juga hilang, termasuk alat-alat yang ada di dalam panel,” ungkapnya.

"Menurutnya, pencurian tersebut tidak hanya menyebabkan kerugian material, tetapi juga mengganggu penerangan jalan dan keselamatan masyarakat. Bahkan, di salah satu lokasi ditemukan hampir 50 titik tiang yang kabelnya dipotong dan diambil.

“Kemarin malam kita sampai jam 11 lebih terpaksa menggunakan kabel manual yang menyambungkan antara satu tiang dengan tiang lainnya. Semestinya tidak seperti itu,” jelas Ratu Dewa.

"Ia mengatakan, berdasarkan informasi dari masyarakat, pelaku diduga beraksi pada dini hari dengan menggunakan kendaraan untuk mengambil kabel maupun peralatan yang terdapat di dalam box panel.

"Untuk mengantisipasi kejadian serupa, Ratu Dewa meminta Dinas Perhubungan dan pihak terkait meningkatkan pengawasan serta melakukan kontrol secara rutin terhadap fasilitas PJU yang telah diperbaiki.

“Saya sudah minta dengan Dinas Perhubungan agar nanti kita fasilitasi untuk patroli mobile dan dibagi personelnya secara rutin. Kita juga meminta bantuan masyarakat untuk saling mengawasi,” katanya.

"Selain melibatkan masyarakat, pemerintah juga akan berkoordinasi dengan TNI dan Polri dalam upaya menjaga fasilitas umum tersebut.

"Ratu Dewa menegaskan, setelah fasilitas PJU diperbaiki, pengawasan harus dilakukan secara berkala agar tidak kembali menjadi sasaran pencurian.

“Kalau sudah diperbaiki, besok harus dikontrol lagi. Jangan sampai besok hilang lagi. Termasuk box-nya juga harus diamankan, salah satunya dengan menggembok dan melakukan upaya antisipasi terhadap tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab,” tegasnya.

"Kualitas Udara Palembang Mulai Membaik

"Sementara itu, Ratu Dewa juga menyampaikan perkembangan kualitas udara di Kota Palembang. Berdasarkan informasi yang diterimanya dari Dinas Lingkungan Hidup, kondisi kualitas udara Palembang saat ini menunjukkan adanya perbaikan.

"Ia menyebut, posisi indeks kualitas udara Palembang saat ini berada di peringkat ke-19. Kondisi tersebut lebih baik dibandingkan beberapa hari sebelumnya ketika kualitas udara berada pada kategori berbahaya dan sangat tidak sehat.

“Sekarang sudah tidak sehat, artinya relatif sudah baiklah udara di Palembang. Mudah-mudahan kondisi ini terus membaik,” pungkasnya.

***