SULSEL, cakrawalanews.net - TNI dan Polri lakukan patroli gabungan untuk meningkatkan intensitas patroli di sejumlah kawasan rawan di Kota Makassar sebagai langkah antisipasi terhadap aksi geng motor, begal, dan berbagai bentuk kejahatan jalanan yang kerap terjadi pada malam hingga dini hari, Senin 28 Juli 2026 dini hari.

Patroli dipimpin Komandan Koramil  1408-06 Mamajang, Mayor Arh H. Jamaluddin memimpin apel pengecekan pasukan dan dilanjutkan  patroli gabungan TNI-Polri dan Pemerintah Kecamatan Mamajang.

Patroli ini difokuskan di sejumlah lokasi yang dinilai memiliki tingkat kerawanan tinggi, dimulai diwilayah Koramil 1408-06 Mamajang, di antaranya kawasan jalan Lanto Daeng Pasewang, Jalan Ratulangi, Jalan Pajonga Daeng Ngalle, Jqlan Opu Daeng Risadju, Jalan Baji Minasa, Jalan Nuri, hingga Jalan Veteran Selatan.

Rute berlanjut ke wilayah serta beberapa ruas jalan yang relatif sepi pada malam hari. Kwmudian kewilayah Koramil 1408-08 Makassar melalui Jalan Kerung, Jalan Muhammad Yamin, Jalan Abu Bakar Lambogo, Jalan Veteran Selatan dan Jalan Veteran Utara.

Kemudian personil menyisir wilayah K9ramil 1408-04 Bontoala melalui Jalan Kandea, Jalan Bandang, Jalan Ujung, Jalan Tinumbu, Jalan Panampu hingga Satando.

Patroli ditutup di wilayah Koramil 1408-02 Tallo melalui Jalan Satando, Jalan Panampu, Jalan Sunu dan Jalan Masjid Raya sebelum seluruh personil kemvalu ke Markas Kodim 1408 Makassar.

Patroli ini berakhir Selasa 29 Juli 2026 sekira pukul 02.05 Wita dan berlangsung aman," sebut Mayor Arh H. Jamaluddin.

Langkah ini dilakukan sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus memberikan rasa aman bagi warga yang masih beraktivitas pada malam hari.

Pola pengamanan akan terus disesuaikan dengan perkembangan situasi di lapangan agar potensi tindak kriminal dapat dicegah sejak dini.

TNI dan Polisi serta Pemerintah juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan. Warga diminta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan atau berpotensi mengganggu ketertiban umum.

Tentara dan Kepolisian menegaskan komitmennya untuk menindak tegas setiap pelaku kejahatan yang meresahkan masyarakat, termasuk geng motor dan pelaku begal yang membahayakan keselamatan warga.

Masyarakat juga diimbau untuk tetap waspada saat beraktivitas pada malam hari, menghindari bepergian sendirian jika tidak memiliki kepentingan mendesak, serta memilih jalur yang ramai dan memiliki penerangan yang memadai.

Dengan peningkatan patroli serta sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat, diharapkan situasi keamanan di Kota Makassar tetap kondusif dan angka kejahatan jalanan dapat ditekan.

***Megasari/Yustus