![]() |
| Photo lokasi P3-TGAI desa Telukambulu |
KARAWANG | Cakrawalanews. net
Pemerintah Desa Telukambulu bersama masyarakat petani menyambut baik realisasi Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) yang saat ini tengah berjalan di wilayah Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang. Program infrastruktur pengairan yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026 senilai Rp195.000.000 tersebut diproyeksikan mampu mendongkrak produktivitas pertanian setempat setelah rampung nanti.
Pekerjaan fisik peningkatan jaringan irigasi tersier ini dikerjakan secara swakelola oleh Kelompok Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Wahana Sejahtera Tani guna memastikan kualitas dan keterlibatan langsung masyarakat lokal.
Kepala Desa Telukambulu, Narupi Syamsuri, memberikan apresiasi tinggi terhadap program stimulan dari pemerintah pusat ini. Ia menilai, ketersediaan air yang representatif adalah kunci utama kesejahteraan para petani di desanya.
"Pembangunan ini merupakan jawaban nyata atas aspirasi para petani kami yang selama ini kerap terkendala masalah pemerataan distribusi air. Sektor pertanian adalah urat nadi perekonomian Desa Telukambulu. Oleh karena itu, kami dari pihak pemerintah desa akan terus mengawal dan memonitor pengerjaan ini agar berjalan lancar, tepat mutu, dan selesai sesuai target waktu yang ditentukan," ujar Narupi.
Sementara itu, Ketua Kelompok P3A Wahana Sejahtera Tani, Tanu, menjelaskan bahwa saat ini proses pengerjaan konstruksi terus dikebut dengan mengedepankan asas transparansi dan pemberdayaan warga lokal melalui sistem padat karya.
"Saat ini pengerjaan fisik di lapangan terus berjalan secara bertahap. Kami berkomitmen untuk menyelesaikan seluruh tahapan proyek sesuai dengan spesifikasi teknis dan petunjuk pelaksanaan yang ada. Dengan melibatkan para petani lokal sebagai tenaga kerja, program ini tidak hanya memperbaiki infrastruktur tani tetapi juga membantu memberikan tambahan penghasilan bagi warga selama masa pembangunan," terang Tanu.
Meskipun proyek pengairan ini masih dalam tahap pengerjaan, harapan besar sudah dirasakan oleh masyarakat. Aman Irmansah salah seorang petani setempat, mengaku sangat bersyukur dan mengapresiasi langkah cepat pemerintah desa dan kelompok tani dalam merealisasikan perbaikan saluran air tersebut.
"Meskipun pengerjaannya belum selesai sepenuhnya, kami para petani di sini sudah sangat senang dan mengapresiasi program ini. Kami yakin, jika saluran irigasi permanen ini nanti rampung, kendala rembesan air atau pasokan yang tidak merata ke sawah-sawah kami akan teratasi secara permanen. Pengairan akan jauh lebih lancar," pungkas Aman optimis.

0 Komentar