BLORA || Cakrawalanews.net ||

LSM MPKN (masyarakat pengawas keuangan negara) dan Komisaris BUMD Blora PT Patra energi (BPE) menggelar aksi demonstrasi di depan gedung DPRD kabupaten Blora, Kamis (23/4/2026), mengkritik agenda kunjungan kerja (Kunker) dewan di nilai hamburkan anggaran.

Kordinator MPKN Fuad Mustofa memberi pernyataan," kunker hanya menjadi cara untuk menghabiskan anggaran perjalanan dinas tanpa transparasi yang jelas untuk rakyat," 

"Ini sengaja dilakukan untuk menjaga kondusifitas antara pihak eksekutif dan legislatif. Sehingga fungsi pengawasan dewan terhadap kinerja pemerintah menjadi tumpul," sambungnya.

Kami menuntut adanya audit menyeluruh terhadap penggunaan anggaran perjalanan dinas di DPRD Blora. Jangan sampai uang rakyat disalah gunakan untuk kepentingan pribadi atau organisasi yang tidak bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat Blora," imbuh dia.

Terpisah," Komisaris BUMD PT Blora Patra energi (BPE), Seno Margono juga mengatakan, kunjungan kerja harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, seperti mendorong investasi atau meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Entah itu dari sektor kawasan industri, entah dari isu migas,” ujarnya.

Ia juga meminta agar kegiatan kunjungan kerja dilakukan secara transparan dan terbuka kepada publik, termasuk adanya rincian kegiatan dan publikasi melalui media.

Untuk apa, untuk mereka ikut memantau. Nanti kita tagih, bulan depan, kungker mereka seperti apa,” tambahnya.

Pihak "Perwakilan demonstran kemudian diterima pimpinan DPRD di ruang tertutup dengan pengawalan ketat.

Wakil Ketua DPRD Blora, Siswanto, saat ditemui wartawan di DPRD Blora menyambut baik tuntutan-tuntutan dari para demonstran, ia mengatakan pihaknya menerima aspirasi yang disampaikan dalam aksi tersebut dan akan melakukan evaluasi kedepannya.

Ia mengatakan, Pimpinan DPRD akan meminta sekretariat Dewan untuk menyusun struktur kegiatan kunjungan kerja secara lengkap dari jadwal, judul, tema yang lebih detail," sambungnya

*Bima*