Sukabumi cakrawalanew.net ][
Pendidikan itu benih harapan.manakala suatu bangsa dilanda kegelapan, kekacauan dan keterpurukan, sedang tiada tahu kunci jawabnya, maka sandaran pamungkasnya adalah pendidikan.
Bagi bangsa yang sedang bertumbuh, pendidikan bukan sekadar jalan menuju kemajuan. Ia penuntun arah agar perubahan tak mencerabut makna.pendidikan menjadi cara sebuah bangsa mengingat asal-usulnya sekaligus membayangkan masa depannya.
Pendidikan harus berakar dan menjulang.
Berakar pada bumi yang melahirkan manusia: pada nilai yang memuliakan martabat insani, pada nilai-nilai luhur kebangsaan.sebab pohon yang kehilangan akar mungkin masih berdiri, tetapi tak akan sanggup menghadapi perubahan musim.
Namun akar tidak diciptakan untuk membuat pohon sekadar menancap di tanah.akar memberi kekuatan agar batang menjulang, dahan merentang, dan pucuk menyapa langit.demikian pula pendidikan. Ia harus melampaui batas-batas pengetahuan; menjelajahi sains, teknologi, seni, dan hikmah yang dihimpun umat manusia dari berbagai penjuru dunia.
Belajar dari dunia bukanlah kehilangan diri.sebaliknya, hanya mereka yang teguh mengenali dirinya yang mampu berdialog dengan dunia tanpa menjadi bayang-bayangnya.pendidikan sejati menyerap yang terbaik, mengolahnya dengan kebijaksanaan sendiri, lalu melahirkannya kembali sebagai daya cipta yang memperkaya peradaban.
Bangsa besar bukanlah bangsa yang takut pada cakrawala, melainkan bangsa yang menjulang ke langit justru karena akarnya kian dalam mencengkeram bumi.
Pada akhirnya, pendidikan bukan sekadar memperluas apa yang diketahui. Ia memperdalam jati diri: menumbuhkan manusia yang berpikir setinggi langit tanpa tercerabut dari bumi; yang menguasai ilmu tanpa kehilangan hikmah; yang mencintai bangsanya tanpa menutup diri dari dunia.
Sebab masa depan tidak dibangun oleh bangsa yang memilih antara akar atau cakrawala.masa depan dibangun oleh mereka yang memahami bahwa semakin dalam akar mencengkeram bumi, semakin tinggi pohon menjangkau langit, dan makin luas manfaatnya bagi sesama warga dunia.
(Iws)

0 Komentar