SULSEL, cakrawalanews.net ||
Jalan ruas Radda ke Meli pasca banjir bandang 13 Juli 2020 rusak berat dan belum ada tanda-tanda perbaikan.
"Padahal dalam berbagai cara dan kesempatan masyarakat Radda - Petambua selalu menyampaikan kepada Bupati, dan DPRD Luwu Utara (Lutra), Sulawesi Selatan (Sulsel) untuk melakukan perbaikan dan pembuatan drainase terutama ketika hujan, jalan tertutup dan menjadi saluran air, sehingga masyarakat semakin kesal terhadap layanan dasar Pemerintah Luwu Utara," sebut Amran S. Titing Pemerhati Kebijakan Publikasi Lingkungan Hidup pada media ini, Kamis 4 Juni 2026.
Sehingga akhir-akhir ini masyarakat Dusun Petambua, Desa Radda Kecamatan Baebunta ramai-ramai tanam pisang di ruas jalan sebagai bentuk proses keras dan ketidakpercayaan kepada Pemerintah. Diperparah lagi lampu-lampu jalan sama sekali tidak ada yang berfungsi.
Saya atas nama," Amran S.Titing sebagai warga Dusun Radda Petambua pun sangat miris melihat keseriusan Pemda Lutra memulihkan kondisi kehidupan masyarakat pasca banjir bandang 13 J7li 2020," ucanya kesal.
*Megasari/Yustus*



0 Komentar