KARAWANG | Cakrawalanews.net – Semangat membina generasi muda melalui olahraga tenis meja terus menyala di Kabupaten Karawang. Di tengah keterbatasan dukungan fasilitas dan anggaran, Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kabupaten Karawang tetap konsisten menggelar Karawang Table Tennis Ranting Tournament League (KaTRol) 2026 Liga Series 2 yang berlangsung di Hall Center Royal Kamidara, Cikampek, Sabtu (13/6/2026).Turnamen ini bukan sekadar ajang adu kemampuan memukul bola di atas meja. Lebih dari itu, KaTRol menjadi ruang pembinaan berkelanjutan untuk melahirkan atlet-atlet muda potensial yang kelak diharapkan mampu mengharumkan nama Karawang di tingkat regional hingga nasional.
Ketua PTMSI Kabupaten Karawang, Ir. Nur Yasser K, menegaskan bahwa KaTRol merupakan bagian dari komitmen organisasi dalam membangun fondasi prestasi tenis meja sejak usia dini.
"Hari ini kita melaksanakan KaTRol 2026 Liga Series 2 sebagai upaya pembinaan dan pembibitan untuk melahirkan atlet-atlet berprestasi di masa mendatang," ujarnya.
Ia menjelaskan, dari total 89 atlet yang telah terdaftar sejak Liga Series pertama, sebanyak 86 atlet mengikuti pertandingan kali ini. Tiga peserta lainnya terpaksa absen karena alasan pendidikan dan kesehatan.
"Dari 89 atlet, ada tiga orang yang tidak hadir karena kesibukan sekolah dan alasan kesehatan," katanya.
Di balik semaraknya kompetisi, PTMSI Karawang harus berjibaku dengan berbagai keterbatasan. Penyelenggaraan KaTRol tahun ini lebih banyak bertumpu pada semangat gotong royong dari berbagai pihak.
"Kami menggandeng beberapa sponsorship dan perusahaan. Pada prinsipnya, pelaksanaan KaTRol 2026 ini dilakukan secara swadaya, swadana, dan swakarsa," ungkap Nur Yasser.
Dukungan tersebut datang dari sponsor, perusahaan swasta, BUMD, BUMN, hingga kontribusi pengurus dan peserta yang memiliki kepedulian terhadap kemajuan tenis meja Karawang.
Meski demikian, Nur Yasser berharap perhatian pemerintah daerah terhadap cabang olahraga tenis meja dapat lebih ditingkatkan, khususnya terkait dukungan anggaran dan penyediaan fasilitas latihan yang memadai.
"Dari pemerintah kita mendapatkan bantuan Rp1 juta per bulan yang dibayarkan sejak Januari sampai Juni. Informasinya kemarin akan dicairkan, tetapi sampai sekarang belum terealisasi. Harapan kami bisa segera cair untuk membantu pelaksanaan kegiatan PTMSI," tuturnya.
Ia juga menyoroti minimnya sarana latihan yang saat ini dihadapi para atlet.
"Dulu kita memiliki fasilitas di Disperindag. Namun setelah bergabung dengan Dinas Koperasi dan UMKM, kami tidak lagi rutin mengadakan pelatihan. Harapan kami, Pemerintah Kabupaten Karawang dapat memberikan dukungan fasilitas untuk cabang olahraga tenis meja," tegasnya.
Menurutnya, tujuan utama PTMSI sangat sederhana namun memiliki makna besar, yakni mencetak putra-putri terbaik Karawang agar mampu berprestasi dan menjadi kebanggaan daerah.
"Bagaimana kita membina bibit-bibit prestasi putra-putri Karawang agar dapat mengharumkan daerah, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi," katanya.
Sementara itu, Sekretaris Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) Kabupaten Karawang, Cholil Arief, memberikan apresiasi atas konsistensi PTMSI yang terus menghadirkan kompetisi sebagai ruang pembinaan sekaligus mempererat silaturahmi antar-atlet.
"Atas nama AMKI Kabupaten Karawang, kami mengucapkan selamat dan sukses atas terselenggaranya Liga Series 2 PTMSI/KaTRol 2026. Kegiatan ini bukan sekadar pertandingan, tetapi juga ruang lahirnya atlet-atlet potensial yang kelak dapat mengharumkan nama Karawang di tingkat yang lebih tinggi," ujarnya.
Cholil menilai, semangat para atlet dan pengurus cabang olahraga harus diimbangi dengan dukungan nyata dari pemerintah daerah.
"Prestasi olahraga tidak lahir dari semangat dan pengorbanan atlet semata. Dibutuhkan keberpihakan kebijakan dan dukungan anggaran yang memadai. Jangan sampai target prestasi terus dinaikkan, tetapi perhatian terhadap pembinaannya masih berjalan di tempat. Setiap medali yang dipersembahkan atlet sejatinya adalah kebanggaan sekaligus representasi wajah daerah," tegasnya.
Sebagai organisasi media, AMKI juga menyatakan komitmennya untuk mendukung publikasi berbagai kegiatan olahraga yang positif dan produktif.
"Olahraga yang maju membutuhkan kolaborasi semua pihak, termasuk media sebagai mitra dalam menyebarluaskan semangat prestasi dan pembinaan," katanya.
Di akhir penyampaiannya, Cholil berpesan kepada seluruh peserta agar menjadikan kompetisi sebagai sarana belajar dan membangun karakter.
"Selamat bertanding kepada seluruh peserta. Junjung tinggi sportivitas, menang dengan terhormat, kalah dengan bermartabat," tutupnya.
KaTRol 2026 Liga Series 2 pun menjadi bukti bahwa keterbatasan bukan alasan untuk berhenti melahirkan prestasi. Dengan semangat gotong royong dan tekad kuat para pengurus, pelatih, serta atlet muda, tenis meja Karawang terus bergerak menatap masa depan yang lebih gemilang.
@Red


0 Komentar