Ogan Ilir, cakrawalanews.net ||

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ogan Ilir menghadiri kegiatan Haflah Akhir Sanah, Wisuda Santri, serta Peringatan Hari Ulang Tahun ke-59 Pondok Pesantren Al-Ittifaqiah Indralaya. Acara berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan di Kampus D Ponpes Al-Ittifaqiah, Desa Tanjung Lubuk, Kecamatan Indralaya Selatan, Senin (22/6/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum penting yang menandai berakhirnya tahun pendidikan sekaligus ajang apresiasi atas capaian santri yang telah menyelesaikan jenjang pendidikannya.

BAZNAS Kabupaten Ogan Ilir diwakili Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, H. Ahmad Maulidin, M.Pd., bersama Wakil Ketua IV Bidang Sekretariat, SDM, dan Umum, Suhaimi, S.Pd. Kehadiran BAZNAS merupakan bentuk dukungan terhadap penguatan pendidikan keagamaan dan pembangunan sumber daya manusia yang berkarakter Islami.

Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Ogan Ilir, H. Ardani, S.H., M.H., bersama Mudir Ponpes Al-Ittifaqiah Indralaya, Dr. KH. Mudrik Qori, M.A. Keduanya menyampaikan apresiasi atas perjalanan panjang pondok pesantren yang telah berkontribusi besar dalam mencetak generasi berilmu, berakhlak, dan siap mengabdi kepada masyarakat.

Kegiatan semakin istimewa dengan kehadiran Wakil Menteri Koperasi RI, Hj. Farida Farichah, M.Si., yang memberikan pembekalan kepada para santri. Dalam arahannya, ia mendorong para lulusan memiliki semangat kemandirian, jiwa kewirausahaan, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman yang ditanamkan di pesantren.

Peringatan HUT ke-59 ini menjadi refleksi perjalanan panjang Al-Ittifaqiah. Selama hampir enam dekade, pesantren tersebut telah melahirkan banyak alumni yang berkiprah di bidang pendidikan, dakwah, pemerintahan, maupun dunia usaha.

Selain jajaran pesantren dan wali santri, kegiatan juga dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ogan Ilir, unsur Forkopimda Ogan Ilir, perangkat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, tokoh agama, serta tokoh masyarakat. Kehadiran berbagai unsur itu menunjukkan sinergi yang kuat dalam mendukung kemajuan pendidikan berbasis pesantren.

Wakil Ketua II BAZNAS Ogan Ilir, H. Ahmad Maulidin, M.Pd., menyampaikan pesantren memiliki peran strategis dalam membangun karakter generasi muda yang unggul secara akademik serta memiliki nilai moral dan spiritual yang kuat. Menurutnya, pendidikan pesantren menjadi salah satu pilar penting dalam mencetak generasi yang siap menghadapi tantangan masa depan.

Melalui momentum Haflah Akhir Sanah, Wisuda Santri, dan HUT ke-59 ini, diharapkan Ponpes Al-Ittifaqiah Indralaya terus berkembang menjadi pusat pendidikan Islam yang unggul, melahirkan generasi berilmu, berakhlakul karimah, mandiri, serta mampu memberi kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa dan kesejahteraan umat.

*boi*