Pengembangan bakat seni dan kreativitas menjadi bagian penting dari kurikulum PKBM agar siswa memiliki keterampilan tambahan, rasa percaya diri, serta kemampuan berpikir kreatif untuk menghadapi tantangan masa depan

KARAWANG || cakrawalanews.net ||

Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Komisariat II Kabupaten Karawang menggelar acara "Aksi Setara 2026" pada Selasa (19/05/2026). Kegiatan ini menjadi wadah apresiasi atas karya dan penampilan seni kreatif siswa pendidikan kesetaraan, sekaligus bukti upaya mencetak peserta didik yang kreatif, inovatif, dan berkualitas.

Acara berlangsung meriah dan dihadiri pengelola Forum Komunikasi PKBM, tenaga pendidik, orang tua siswa, serta perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Karawang. Panggung dan ruang pamer diisi berbagai karya yang mencerminkan bakat, ketekunan, dan ide segar siswa Paket A, Paket B, hingga Paket C.

Penampilan seni yang ditampilkan meliputi tarian tradisional, musik, pembacaan puisi, hingga teater bertema kehidupan dan semangat belajar. Pameran karya seni rupa dan kerajinan tangan juga dibuka, menampilkan lukisan, anyaman, kerajinan daur ulang, hingga produk budaya lokal bernilai jual.

Ketua FK PKBM Komisariat II Karawang, Drs. Ombi Romli, menyampaikan bahwa Aksi Setara bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan bentuk pengakuan bahwa pendidikan kesetaraan mampu melahirkan insan unggul.

"Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa siswa pendidikan kesetaraan memiliki potensi luar biasa. Kami ingin mewujudkan mereka yang cerdas secara akademik, kreatif, inovatif, dan berkarakter baik," ujarnya.

Ia menambahkan, pengembangan bakat seni dan kreativitas menjadi bagian penting dari kurikulum PKBM agar siswa memiliki keterampilan tambahan, rasa percaya diri, serta kemampuan berpikir kreatif untuk menghadapi tantangan masa depan.

Salah satu peserta lomba Pidato Bahasa Inggris, Alya, mengaku bangga bisa menampilkan karya di depan banyak orang.  

"Awalnya saya ragu, tapi berkat dukungan guru dan teman-teman, saya berani tampil. Ini pengalaman berharga yang membuat saya semakin percaya diri," ungkapnya.

Kasi Kesetaraan Nonformal Disdikbud Karawang, Herry Herdiana, ST, yang membuka acara, memberikan apresiasi tinggi. Ia menilai pembinaan seni dan kreativitas di pendidikan kesetaraan selaras dengan tujuan pendidikan nasional.

"Kreativitas adalah modal utama di masa depan. PKBM Komisariat II tidak hanya mengajarkan materi pelajaran, tapi juga mengasah bakat dan karakter siswa. Ini bukti nyata bahwa pendidikan kesetaraan juga berkualitas dan mampu bersaing," katanya.

Acara ditutup dengan pemberian penghargaan kepada siswa dengan karya dan penampilan terbaik. Diharapkan kegiatan serupa dapat rutin digelar sebagai sarana pembinaan, motivasi, dan ajang unjuk kemampuan bagi siswa pendidikan kesetaraan se-Kabupaten Karawang.

*red*