Asahan || cakrawalanews net ||
Pemerintah Kabupaten Asahan melaksanakan Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXX Tahun 2026 di halaman Kantor Bupati Asahan, Rabu (29/4/2026) sekitar pukul 08.00 WIB. Upacara tersebut dipimpin oleh Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P.
Apel berlangsung dengan tertib dan khidmat serta diikuti oleh jajaran Forkopimda, ASN, dan peserta apel lainnya. Kegiatan ini merupakan bagian dari peringatan nasional Hari Otonomi Daerah yang setiap tahun diperingati sebagai bentuk evaluasi dan penguatan penyelenggaraan pemerintahan daerah.
Sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan tersebut, antara lain: Wakapolres Asahan, Selamat Riayadi, S.H., S.I.K., M.H., Perwakilan Dandim 0208 Asahan, Perwakilan Kajari Asahan, Kasi Datun Dr. RM Yusuf Trisnajaya, S.H., M.H. yang Mewakili Danlanal Asahan serta Ketua DPRD Kabupaten Asahan, H. Efi Irwansyah Pane, M.Kn. berikutPara Asisten, Staf Ahli, OPD, serta peserta apel
Dalam kesempatan tersebut, Wabup membacakan pidato Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Jenderal Polisi (Purn.) Prof. Drs. H. Tito Karnavian, M.A., Ph.D.
Dalam amanatnya disampaikan bahwa peringatan Hari Otonomi Daerah merupakan momentum untuk memperkuat komitmen dalam memberikan manfaat nyata kepada masyarakat. Otonomi daerah disebut sebagai instrumen penting dalam: Pemerataan pembangunan, Peningkatan pelayanan publik, Peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Tema tahun ini, Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”, menekankan pentingnya kemandirian daerah dalam mengelola potensi lokal serta sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.
Beberapa langkah strategis yang ditekankan antara lain: Sinkronisasi perencanaan dan penganggaran pusat dan daerah, Reformasi birokrasi berbasis hasil (outcomes) dan digitalisasi, Penguatan kemandirian fiskal daerah, Kolaborasi antar daerah, Fokus pada pelayanan dasar dan pengentasan ketimpangan.
Selain itu, pemerintah daerah juga didorong untuk menghadapi tantangan global seperti: Ketahanan pangan, Stabilitas ekonomi, Perubahan iklim, Perkembangan teknologi.
Upaya konkret yang perlu dilakukan meliputi: Mewujudkan swasembada pangan melalui penguatan regulasi, SDM, dan distribusi, Mewujudkan swasembada energi dengan diversifikasi dan efisiensi, Pengelolaan sumber daya air secara berkelanjutan, Mewujudkan pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan bebas korups, dan Pengembangan kewirausahaan.
Dalam pidato tersebut juga ditekankan pentingnya efisiensi anggaran sesuai arahan Presiden Republik Indonesia, dengan prinsip: Kegiatan dilaksanakan secara sederhana dan tidak berlebihan, Optimalisasi sumber daya yang ada Anggaran harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, Menghindari pemborosan yang tidak berdampak langsung.
Upacar Hari Otonomi Daerah XXX Tahun 2026 di Kabupaten Asahan selesai dilaksanakan pada pukul 08.45 WIB dalam keadaan aman dan lancar.
(HRS)

0 Komentar