BLORA||Cakrawalanews.net
Dinas Pangan, Pertanian, Peternakan, dan Perikanan (DP4) Kabupaten Blora mengusulkan seekor sapi limosin berbobot sekitar 1,1 ton milik peternak lokal sebagai kandidat hewan kurban bantuan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, untuk tahun 2026.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan (DP4) Blora, Rasmiyana, mengatakan pemerintah pusat mengarahkan setiap kabupaten untuk menyiapkan satu ekor sapi sebagai calon hewan kurban bantuan Presiden. Selasa (28/4/2026)
Rasmiyana menegaskan, pemerintah menetapkan sejumlah kriteria bagi hewan kurban bantuan Presiden.
"Kriteria tersebut antara lain hewan harus berjenis kelamin jantan, tidak memiliki cacat fisik seperti cacat telinga atau pincang, serta tidak terdapat gangguan pada organ reproduksi," ujarnya.
Sapi kurban yang berjenis limousin jantan dengan bobot sekitar 1.100 kilogram dan usia kurang lebih lima tahun. Hewan tersebut dibeli dari peternak di Desa Prantaan, Kecamatan Bogorejo, sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah terhadap sektor peternakan daerah. Langkah ini membuka peluang bagi peternak lokal untuk meningkatkan kualitas dan nilai jual ternak mereka, terutama yang memenuhi standar bobot tinggi.
Selama masa perawatan menjelang hari penyembelihan, sapi tersebut dijaga kesehatannya secara intensif agar tetap dalam kondisi optimal. Hal ini penting untuk memastikan kualitas daging yang dihasilkan tetap baik dan layak dikonsumsi masyarakat.
Program bantuan hewan kurban ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mendorong kemandirian ekonomi lokal. Selain membantu masyarakat memperoleh daging kurban, program ini juga menjadi stimulus bagi pertumbuhan sektor peternakan agar lebih produktif, berkelanjutan, dan mampu bersaing di tingkat yang lebih luas.
***Bima

0 Komentar