Persiapan Pawai Ogoh-Ogoh, Nyepi, dan Idul Fitri di Sinkronkan


SULSEL||Cakrawalanews.net 

Pemerintah Kecamatan Tomoni Timur, Kabupaten Luwu Timur (Lutim), Sulawesi Selatan (Sulsel) menggelar rapat koordinasi untuk menyinkronkan berbagai kegiatan keagamaan menjelang Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah. Rapat berlangsung di Aula Kantor Camat Tomoni Timur, Jumat (13/3/2026).

Rapat dipimpin langsung oleh Camat Tomoni Timur, Yulius, dan dihadiri unsur Forkopimcam, para kepala desa, tokoh agama Islam dan Hindu, pemangku adat, Ketua PHBI, serta tokoh masyarakat.

Camat Tomoni Timur pada media ini, Minggu 15 Maret 2026 menyampaikan bahwa, pertemuan tersebut bertujuan membahas berbagai persiapan kegiatan keagamaan, mulai dari arakan Ogoh-ogoh yang dilaksanakan umat Hindu menjelang Nyepi hingga persiapan malam takbiran dan pelaksanaan Sholat Idul Fitri.

Menurut Yulius, tahun ini momentum perayaan Nyepi dan Idul Fitri kembali berdekatan, sehingga diperlukan koordinasi yang baik agar seluruh kegiatan dapat berjalan lancar tanpa mengganggu satu sama lain.

“Tahun ini hampir sama dengan tahun sebelumnya, di mana Idul Fitri dan Nyepi waktunya hampir bersamaan. Malam takbiran juga bertepatan dengan pelaksanaan Catur Brata Penyepian. Karena itu semua tokoh agama dan pemangku adat kita undang untuk bermusyawarah agar kegiatan bisa disinkronkan sehingga berjalan lancar dan tidak ada yang dikorbankan,” sebutnya.

Sementara itu, pemangku adat Hindu I Wayan Silayasa menjelaskan bahwa pawai Ogoh-ogoh dijadwalkan berlangsung pada 18 Maret 2026. Kegiatan tersebut akan diikuti tiga kelompok adat dari Desa Kertoraharjo dan Desa Margomulyo dengan jumlah peserta sekitar 1.000 orang, termasuk penonton.

Ia menambahkan, pelaksanaan Hari Raya Nyepi akan berlangsung pada 19 hingga 20 Maret 2026.

“Terkait dengan waktu yang bersamaan antara Nyepi dan malam takbiran, tidak ada masalah karena tahun 2025 lalu juga seperti itu. Kita saling menghargai dan toleransi dalam menjalankan kegiatan agama masing-masing,” ujar I Wayan Silayasa.

Di sisi lain, Ketua PHBI Kecamatan Tomoni Timur Rezky Awal menyampaikan bahwa, penetapan Hari Raya Idul Fitri tetap menunggu keputusan resmi pemerintah.

Namun demikian, sejumlah kegiatan malam takbiran telah dipersiapkan oleh pengurus masjid, di antaranya pawai takbiran keliling kampung serta lomba tabuh bedug antar remaja masjid. 

Kegiatan tersebut direncanakan berlangsung di Masjid At-Taqwa Desa Margomulyo, Masjid Nusa Indah, serta Masjid An-Nur Ain di Desa Purwosari.

“Mungkin pihak kepolisian bisa membantu pengamanan lalu lintas sehingga tidak mengganggu arus kendaraan, terutama di jalan poros,” ungkap Rezky Awal.

Menanggapi hal tersebut, Kapolsek Tomoni Timur Jefir Alang Ramba menegaskan bahwa pihak kepolisian akan melakukan pengamanan pada seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari pawai Ogoh-ogoh, Nyepi, malam takbiran hingga pelaksanaan Sholat Idul Fitri.

Pengamanan tersebut akan melibatkan unsur kepolisian bersama Satpol PP serta Satlinmas dari masing-masing desa.

“Kami juga meminta para kepala desa untuk mengarahkan Linmas di desa masing-masing agar ikut membantu pengamanan kegiatan sehingga semua dapat berjalan tertib dan lancar,” ungkap Jefir Alang Ramba. 


***Megasari/Yusfalls

0 Komentar