SULSEL||Cakrawalanews.net  

Dalam rangka memperkuat pemahaman anggota baru terhadap prinsip dan nilai-nilai Credit Union Sauan Sibarrung (CUSS) Tempat Pelayanan (TP) Saluampak, serta membekali mereka dengan edukasi atau pendidikan dasar dalam mengelola keuangan selama dua hari, mulai kemarin, Senin 16 hingga 17 Maret 2026.

CUSS TP Saluampak menyelenggarakan pendidikan dasar sebagai pilar wajib bagi anggota baru untuk memahami serta mengelola keuangan secara bijaksana.

Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung Gereja Protestan Toraja, Jemaat Sion, Desa Bakka, Kecamatan Sabbang, Kabupaten Luwu Utara (Lutra) Sulawesi Selatan (Sulsel). 

Edukasi Dasar bertujuan membangun kemandirian ekonomi, memperkuat solidaritas, dan memastikan anggota memahami hak serta tanggungjawab dalam lembaga keuangan yang berasal dari, oleh, dan untuk anggota.

Edukasi Dasar ini difasilitasi anggota Komite CUSS TP Saluampak Paulus Palino, ST bersama Pdt Res Pasak disession terakhir serta Anthon Julianus staf Diklat TP Saluampak dengan diikuti 52 anggota baru.

" Setiap anggota bukan hanya penerima manfaat, tapi juga pemilik lembaga ini. Karena itu, ada tanggungjawab moral untuk berpartisipasi aktif dan menjaga keberlanjutan CUSS," sebut Paulus.

Dijelaskannya, edukasi dasar pads CUSS merupakan pendidikan dasar yang menyadarkan dan membebaskan anggota nantinya supaya memiliki pola pikir yang positif dan bijaksana dalam mengelola keuangan dalam rumah tangga.

Sementara staf diklat CUSS TP Saluampak Anthon dalam penyampaian berbagai materi penting CUSS, dalam sesi edukatif yang berlangsung interaktif tersebut, memberikan pembekalan dan pemahaman tentang Credit Union yang mencakup tentang beberapa hal yakni, Sejarah dan Filosofi Gerakan Credit Union, untuk memperkenalkan nilai dasar solidaritas, keadilan, dan kemandirian ekonomi yang menjadi dasar berdirinya CUSS.

Kecakapan Keuangan Dasar atau Financial Literacy guna memberikan pemahaman mendasar tentang konsep keuangan pribadi.

Penyusunan Perencanaan Keuangan dan Anggaran Keluarga, agar anggota mampu mengelola pemasukan dan pengeluaran secara terstruktur dan bertanggung jawab.

Strategi menabung dan pengelolaan keuangan sehari-hari, sebagai bagian dari upaya membangun stabilitas finansial keluarga.

Dalam penyampaiannya, Anthon menekankan bahwa, CUSS bukan hanya tempat simpan pinjam, tetapi adalah lembaga pemberdayaan ekonomi anggota yang berlandaskan nilai gotong royong dan kepercayaan. 

“Edukasi dasar ini adalah bekal awal agar setiap anggota tidak hanya menjadi nasabah, tetapi benar-benar menjadi pemilik dan penggerak Credit Union ini. Tujuan akhirnya adalah kemandirian dan kesejahteraan anggota,” pesannya.

Pengurus dan staf berharap para anggota memiliki kesadaran kolektif dan kemampuan untuk keluar dari ketergantungan terhadap lembaga keuangan yang eksploitatif, seperti rentenir dan pinjaman online berbunga tinggi.

Para peserta kegiatan mengaku sangat terbantu dan antusias mengikuti kegiatan ini. Banyak di antara mereka menyampaikan bahwa, materi yang disampaikan membuka wawasan baru dan memberi semangat untuk mulai mengelola keuangan secara lebih bijak. 

“Selama ini saya sering bingung ke mana perginya uang gaji tiap bulan. Setelah mengikuti pelatihan ini, saya jadi tahu pentingnya membuat anggaran dan mencatat pengeluaran,” ujar peserta Lestari Royana seorang ibu guru.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen CUSS untuk menguatkan kapasitas ekonomi anggotanya dari bawah, dimulai dari pemahaman dan kemampuan mengatur keuangan pribadi dan keluarga. Edukasi Dasar seperti ini akan terus dilaksanakan secara berkala sebagai syarat awal keanggotaan, sekaligus sebagai langkah awal menuju pembentukan kesadaran ekonomi kolektif di kalangan anggota.


***Megasari/Yusfalls