Ogan ilir, cakrawalanews.net
Kegiatan Semarak Rafassya atau Ramadan Festival Al Basya 2026 yang diikuti peserta dari berbagai daerah di Sumatera Selatan resmi ditutup bertepatan dengan peringatan Nuzulul Quran pada 17 Ramadan 1447 Hijriah, dilaksanakan di pondok pesantren modern albasya payakabung ogan ilir.
"Kegiatan,Festival Ramadan ini berlangsung selama tiga hari, mulai 5 hingga 7 Maret 2026, dengan menghadirkan berbagai perlombaan islami yang diikuti para santri dan peserta dari berbagai daerah di Sumatera Selatan,Acara penutupan Ramadan Festival Al Basya turut dihadiri sejumlah tokoh, di antaranya Staf Ahli Gubernur Sumatera Selatan Rahidin Hasan, CEO MRA Solid Indonesia Muhammad Ridwan Andreas, serta Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha Fanshurullah Asa,sabtu (07/03/2026).
"yang diwawancarai oleh awak media Selain itu, kegiatan tersebut juga dihadiri oleh wali santri, santriwan dan santriwati, serta para peserta lomba yang mengikuti festival tersebut,Pimpinan Ponpes Modern Al Basya, Kuntum Khairi Basa, menyampaikan rasa syukur atas suksesnya pelaksanaan Ramadan Festival Al Basya yang berlangsung selama tiga hari.
"Menurutnya, kegiatan ini diisi dengan berbagai perlombaan bernuansa Islami seperti tahfiz Al-Qur’an, cerdas cermat Islami, syair Abu Nawas, lomba kaligrafi, hingga lomba azan,Alhamdulillah kegiatan Ramadan Festival Al Basya dapat berjalan dengan lancar selama tiga hari, dari tanggal 5 sampai 7 Maret 2026, dengan peserta yang berasal dari berbagai daerah di Sumatera Selatan.
"Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan ini rencananya akan dijadikan agenda tahunan setiap bulan Ramadan di Ponpes Modern Al Basya,Menurutnya, festival ini dilaksanakan pada bulan Ramadan karena pembangunan pondok pesantren tersebut juga dimulai pada bulan suci tersebut.
"Sementara itu, CEO MRA Solid Indonesia Muhammad Ridwan Andreas selaku salah satu donatur utama Ponpes Modern Al Basya menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi serta memperkuat persaudaraan antar santri dan masyarakat,Ia berharap Ponpes Modern Al Basya dapat terus berkembang serta menjadi salah satu pesantren unggulan di Sumatera Selatan.
"MRA Solid Indonesia berharap Ponpes Al Basya tetap eksis dan istiqomah, serta mampu mencetak ulama dan entrepreneur dari kalangan santri,Ridwan juga menambahkan bahwa pihaknya akan terus memberikan dukungan terhadap pengembangan pesantren, tidak hanya di Sumatera Selatan tetapi juga di berbagai wilayah di Indonesia.
"Pada kesempatan tersebut juga dilakukan pembagian hadiah kepada para pemenang lomba, termasuk pemberian piala dan uang pembinaan kepada peserta yang meraih juara umum dari seluruh rangkaian perlombaan,Selain itu, Ponpes Modern Al Basya juga menggelar wisuda tahfiz bagi para santri yang telah menyelesaikan hafalan 1 hingga 5 juz Al-Qur’an.
"Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mendorong semangat generasi muda untuk lebih mencintai Al-Qur’an sekaligus memperkuat nilai-nilai keislaman di kalangan santri.(Ah)

0 Komentar