PALEMBANG, cakrawalanews.net
Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. memimpin langsung penandatanganan perjanjian kerja sama antara Polda Sumsel dan PT Buluh Cawang Plantations, Kamis (6/3/2025) di Ruang Video Conference Gedung Presisi Polda Sumsel, Palembang.
Kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat keamanan kawasan industri perkebunan yang mencakup sekitar 29.000 hektare lahan perkebunan dan melibatkan lebih dari 6.000 petani plasma di Sumatera Selatan.
Kemitraan ini sekaligus menegaskan komitmen Polda Sumsel dalam menjaga stabilitas keamanan yang menjadi fondasi penting bagi keberlangsungan investasi dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Dalam arahannya, Kapolda Sumsel menegaskan bahwa sektor perkebunan merupakan salah satu pilar utama perekonomian daerah yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
Ia menekankan bahwa Polri tidak hanya berperan sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra strategis yang memastikan ekosistem usaha berjalan aman dan kondusif.
“Kerja sama ini bukan sekadar dokumen formal. Ini adalah komitmen bersama bahwa keamanan wilayah operasional perusahaan merupakan tanggung jawab yang kita emban secara sinergis. Polda Sumsel siap hadir secara responsif dan profesional untuk menjaga stabilitas agar aktivitas usaha memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Irjen Pol Sandi Nugroho.
Ruang lingkup kerja sama tersebut mencakup empat aspek utama, yaitu pertukaran informasi intelijen, dukungan pengamanan operasional, penegakan hukum yang berkeadilan, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia dari kedua institusi.
PT Buluh Cawang Plantations merupakan salah satu perusahaan perkebunan kelapa sawit yang beroperasi di sejumlah wilayah Sumatera Selatan.
Perusahaan tersebut mengelola sekitar 17.000 hektare kebun inti serta membina sekitar 6.000 petani plasma dengan total lahan sekitar 12.000 hektare.
Presiden Direktur PT Buluh Cawang Plantations, Simon Siburat, menyampaikan apresiasi atas dukungan Polda Sumsel dalam menjaga keamanan operasional perusahaan selama ini.
Menurutnya, sinergi antara dunia usaha dan aparat keamanan menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas kegiatan perkebunan yang melibatkan ribuan tenaga kerja dan masyarakat sekitar.
Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat utama Polda Sumsel, di antaranya Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rony Samtana, Irwasda Kombes Pol Feri Handoko Soenarso, Karo Ops Kombes Pol Muhammad Anis Prasetio Santoso, Dirintelkam Kombes Pol Tony Budhi Susetyo, Dirreskrimum Kombes Pol Johannes Bangun, Dirreskrimsus Kombes Pol Doni Satrya Sembiring, Dir Samapta Kombes Pol M. Rendra Salipu, Dir Pamobvit Kombes Pol Michael Ken Lingga, Dansat Brimob Kombes Pol Susnadi, Kabid Humas Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, serta Kabidkum Kombes Pol Sigit Adiwuryanto.
Turut hadir pula Kapolres OKI AKBP Eko Rubiyanto dan Kabag Ops Polres OKI Kompol Ricky Mozam.
Kapolda Sumsel menegaskan bahwa stabilitas keamanan di wilayah operasional industri perkebunan memiliki dampak langsung terhadap ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat.
Dengan cakupan ribuan hektare lahan serta keterlibatan ribuan petani plasma, kemitraan ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan usaha yang aman, produktif, dan berkelanjutan.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari strategi besar Polda Sumsel dalam menjaga kondusivitas wilayah.
“Polda Sumsel mendorong terciptanya ekosistem keamanan yang inklusif, di mana dunia usaha dan institusi kepolisian bergerak bersama menjaga stabilitas wilayah demi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk menyampaikan informasi apabila mengetahui adanya potensi gangguan keamanan di wilayahnya melalui saluran resmi Polda Sumsel yang aktif selama 24 jam.
(Amiyadi )


0 Komentar