SULSEL|| Cakrawalanews.net
Kapolres Luwu Utara (Lutra), Polda Sulawesi Selatan (Sulsel), AKBP Nugraha Pamungkas didampingi Wakapolres Kompol Muh. Andi Syafei memimpin langsung pemeriksaan senjata api (senpi) inventaris milik personel Polres Lutra, Senin (9/3/2026).
Dan pemeriksaan tersebut dihadiri pula Kabag Log Kompol Abubakar Salihi, para Kasatfung, Kasiwas AKP Abd Latif, Kasi Propam AKP Burhanuddin Karim serta para Kapolsek jajaran Polres Lutra.
Pemeriksaan yang digelar di Lapangan Apel Mapolres Lutra, dan diikuti seluruh personel pemegang senjata api dinas. Kegiatan ini merupakan bagian dari pengawasan internal untuk memastikan penggunaan senjata api oleh anggota sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Pemeriksaan ini berdasarkan Surwt Telegram Kapolri Nomor: ST/474/III/WAS.2./2026 tanggal 5 Maret 2026 tentang pelaksanaan penertiban senjata api secara serentak.
Dalam pemeriksaan tersebut, Kapolres bersama jajaran melakukan pengecekan secara menyeluruh terhadap kondisi fisik senjata api sekaligus kelengkapan administrasi yang dimiliki oleh setiap personel pemegang senpi.
Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh senjata api inventaris, ditemukan beberqpa senpi dalam kondisi tidak layak pakai yakni, satu pucuk senpi laras panjang jenis SS1-V2 milik Sabhara yang mengalami kerusakan dan empat pucuk senpi jenis Revolver dalam kondisi rusak.
Sekadar diketahui bahwa, sebanyak 244 pucuk senpi diperiksa terdiri dari 189 senpi laras pendek dan 55 senpi laras panjang.
Selain itu, dokumen administrasi berupa Surat Izin Memegang Senjata Api (SIMSA) milik personel juga tercatat masih berlaku.
Kapolres AKBP Nugraha Pamungkas menegaskan bahwa, senjata api dinas merupakan perlengkapan khusus yang penggunaannya harus disertai tanggung jawab tinggi. Karena itu, setiap personel wajib mematuhi prosedur penggunaan serta menjaga keamanan senjata yang dipegang.
Kapolres juga mengingatkan seluruh personel agar tidak lengah dalam menyimpan maupun merawat senjata api inventaris dinas. Menurutnya, kelalaian sekecil apa pun dapat menimbulkan resiko yang besar.
“Kita tidak ingin ada penyalahgunaan atau kelalaian dalam penggunaan senjata api. Karena itu pengawasan dan disiplin harus terus dijaga,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, Polres Lutra menegaskan komitmennya untuk memperketat pengawasan penggunaan senjata api dinas sekaligus menjaga profesionalitas dan disiplin personel dalam menjalankan tugas kepolisian.
***Megasari/Yusfalls

0 Komentar