Buka Bersama PZMMPD Sekaligus Penutupan Kegiatan Berkah Ramadhan bersama PZMMPD dengan Masjid Alfathul Akbar

 


Palembang, Cakrawalanews.net 

Seminar Budaya Kota Palembang yang melibatkan Dinas Pendidikan Kota Palembang dan telah berlangsung sejak 23 Februari 2026 resmi ditutup melalui kegiatan Buka Bersama PZMMPD, dilaksanakan di Masjid Al Fathul Akbar Palembang.


"Penutupan kegiatan “Berkah Ramadan” tersebut digelar oleh Perkumpulan Zuriat Masagus-Masayu Palembang Darussalam (PZMMPD) dengan dihadiri ratusan peserta, pengurus organisasi, serta masyarakat,minggu (15/03/2026).


"yang diwawancarai oleh awak media Ketua Umum PZMMPD Mgs. H. Syaiful Padli ST., MM., yang juga Anggota DPRD Kota Palembang sekaligus Wakil Ketua Komisi IV, mengatakan, kegiatan Ramadan yang digelar selama satu bulan penuh tersebut mendapat antusiasme besar dari masyarakat.


"Menurutnya, sedikitnya hampir 300 peserta ikut berpartisipasi dalam berbagai perlombaan dan kegiatan yang diselenggarakan selama Ramadan,Alhamdulillah selama satu bulan kegiatan Ramadan Berkah bersama PZMMPD dan Zuriat Darussalam berjalan dengan sangat baik. Antusias masyarakat luar biasa, hampir 300 peserta ikut berpartisipasi dalam berbagai kegiatan.


"di antaranya lomba cerita (cerios) Bahasa Palembang, lomba mewarnai untuk anak-anak, hingga kegiatan keagamaan seperti hafalan Asmaul Husna dan ayat-ayat pendek Al-Qur’an,menjelaskan, kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan memeriahkan Ramadan, tetapi juga menjadi langkah konkret PZMMPD dalam melestarikan budaya Palembang, khususnya penggunaan bahasa Palembang di kalangan generasi muda.


"Ia berharap Pemerintah Kota Palembang dapat memberikan dukungan lebih besar terhadap upaya pelestarian budaya daerah, salah satunya melalui penguatan muatan lokal Bahasa Palembang di sekolah,Kami berharap Pemkot Palembang bisa terus mendukung. PZMMPD ini menjalankan salah satu fungsi penting, yakni menjaga kelestarian budaya Palembang, salah satunya bahasa daerah.


"menilai saat ini muatan lokal Bahasa Palembang di sekolah masih perlu diperluas, terutama agar bisa diajarkan sejak kelas 1 hingga kelas 3 sekolah dasar,Menurutnya, jika sejak dini anak-anak sudah dikenalkan dengan bahasa daerah, maka identitas budaya Palembang akan tetap terjaga di masa depan.


“Ke depan kami berharap muatan lokal Bahasa Palembang tidak hanya di tingkat tertentu saja, tetapi juga dimulai sejak kelas 1, 2, dan 3. Dengan begitu semakin banyak anak-anak yang bisa berbahasa Palembang,Selain itu, PZMMPD juga ingin memperkuat pemahaman generasi muda terhadap kearifan lokal dan sejarah Kesultanan Palembang Darussalam yang selama ini dinilai belum banyak dikenalkan di dunia pendidikan.


“Kegiatan seminar budaya ini kami mulai untuk mengenalkan kembali sejarah dan budaya Kesultanan Palembang Darussalam kepada generasi muda,Ia berharap langkah yang dilakukan PZMMPD dapat menjadi contoh bagi organisasi lain untuk ikut aktif menghidupkan kembali budaya lokal, terutama penggunaan Bahasa Palembang dalam kehidupan sehari-hari.


“Kami ingin ini menjadi gerakan bersama. Tidak hanya PZMMPD, tetapi juga organisasi lain agar sama-sama menggalakkan kearifan lokal dan bahasa Palembang,Sebagai penutup rangkaian kegiatan Ramadan, PZMMPD juga menggelar buka puasa bersama sekitar 250 peserta sekaligus memberikan santunan kepada anak yatim dan para janda yang berada di lingkungan organisasi PZMMPD.

(ah)

0 Komentar